Cara Menenangkan Hati dalam Islam

Menenangkan hati diperlukan ketika hati sedang gelisah. Ketika masalah terjadi yang mengakibatkan kegelisahan, menenangkan hati menurut Islam menjadi pilihan. Hidup tidak mungkin tanpa masalah karena sudah menjadi fitrah manusia. Lalu bagaimana cara menenangkan hati dalam Islam?

Cara menenangkan hati dalam Islam diantaranya adalah dengan berdzikir mengingat Allah. Dengan berdzikir, kita akan merasa bahwa masalah yang terjadi adalah atas kehendak-Nya. Allah sedang menguji kita dengan masalah tersebut.

Selain berdzikir mengingat Allah SWT, ada beberapa cara menenangkan hati dalam Islam yang bisa menjadi penawar kegelisahan yang terjadi. Yakinlah bahwa Allah tidak akan menguji hamba-Nya kecuali dalam batas kemampuannya.

Sabar

Dengan kesabaran, manusia akan lebih bisa menghadapi masalah yang berat sekalipun. Ketika Nabi Muhammad SAW menghadapi cobaan selalu dihadapi dengan kesabaran. Menenangkan hati dengan sabar sesuai dengan firman Allah yang artinya “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (Qs. Al-Baqarah 153).

Berpikiran positif

Selalu berpikiran positif atau positive thinking sangat membantu untuk menenangkan hati yang sedang gelisah. Jangan sampai kita memiliki pikiran yang negatif tentang masalah yang sedang terjadi, apalagi sampai menyalahkan atau menuduh bahwa Allah tidak bertindak adil terhadap diri kita. Allah tidak akan menguji hamba-Nya di luar batas kemampuannya.

Untuk menenangkan hati, Allah telah berjanji bahwa ada kemudahan dalam setiap kesulitan sebagaimana firman Allah yang artinya “Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Qs Al-Insyirah 5-6).

Berdzikir (mengingat Allah)

Cara menenangkan hati dalam Islam sebagaimana yang telah dijelaskan di atas adalah dengan mengingat Allah, kita dapat menghadapi persoalan dengan lebih tenang. Allah telah berjanji, bagi siapa saja yang mengingat-Nya, maka di dalam hatinya akan terisi dengan ketentraman.

Satu hal yang harus diingat, untuk dapat menenangkan hati, dzikir tidak hanya dilakukan sebatas ucapan lisan dan atau hati saja. Dzikir kepada Allah merupakan rangkaian kegiatan yang melibatkan hati, lisan, dan perbuatan yang tidak dapat dipisahkan.

Sebagaimana firman Allah yang artinya “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram” (Qs Ar-Ra’du 28).

Sholat

Sholat merupakan ibadah yang bisa menenangkan hati, penangkal dan penawar berbagai penyakit hati yang bersarang di dalam dada manusia. Sholat merupakan aktivitas komunikasi langsung dengan Allah yang menggenggam dan menguasai segala hati, yang menciptakan penyakit dan yang menyembuhkannya tanpa rasa sakit.

Jadi, untuk cara menenangkan hati dalam Islam adalah dengan bersabar, berpikir positif, berdzikir mengingat Allah, dan sholat. Karena semua itu adalah solusi segala persoalan, termasuk masalah penyakit hati seperti rasa gelisah, resah, gundah, gulana, galau dan lain sebagainya.

Demikianlah cara menenangkan hati dalam Islam ini, semoga dapat berguna dan bermanfaat untuk kita semua. Amin ya robbal ‘alamin.

Artikel terkait:

Bagikan: