Penyakit Asam Urat: Gejala, Penyebab dan Cara Pencegahannya

Penyakit asam urat – Penyakit asam urat bisa datang secara tiba-tiba kapan saja, terutama malam hari dan rasanya sangat sakit. Asam urat akan menyebabkan nyeri pada sendi, terutama di bagian pangkal jempol kaki. Penyakit asam urat ini bisa menyerang siapa saja. Walaupun pria lebih mungkin untuk terserang penyakit asam urat tinggi, tetapi wanita juga menjadi lebih rentan terhadap asam urat setelah memasuki usia menopause.

Penyakit asam urat yang menyerang dengan tiba-tiba itu, biasanya akan menimbulkan rasa seperti terbakar di daerah yang terserang asam urat. Sendi yang terkena asam urat akan terasa panas, bengkak dan terasa lembut jika disentuh. Untungnya penyakit asam urat dapat dicegah dan diobati dengan cara-cara yang benar agar tidak datang kembali. Berikut akan dijelaskan gejala, penyebab asam urat dan cara mengatasinya.

Gejala asam urat

Tanda-tanda dan gejala asam urat yang paling umum adalah bagaimana cara penyakit ini menyerang dengan tiba-tiba tanpa adanya tanda atau peringatan sebelumnya. Beberapa gejala asam urat tinggi lainnya adalah sebagai berikut.

Nyeri sendi

Penyakit asam urat lebih banyak menyerang sendi jempol kaki, tetapi bisa juga menyerang daerah lain seperti pergelangan kaki, lutut, tangan maupun pergelangan tangan. Rasa sakit yang paling parah dirasakan oleh penderita asam urat adalah 12 jam pertama setelah terserang.

Rasa tidak nyaman

Setelah 12 jam pertama atau periode rasa sakit yang paling parah mereda, biasanya akan muncul rasa yang tidak nyaman pada sendi dan ini akan berlangsung hingga beberapa hari sampai beberapa minggu kemudian. Setelah itu penyakit asam urat akan bertahan lebih lama mempengaruhi sendi jika tidak dilakukan perawatan dan pengobatan asam urat secara benar.

Peradangan

Sendi yang terserang atau terkena penyakit asam urat akan menjadi bengkak, lebih lembut jika disentuh, terasa hangat dan akan timbul peradangan atau kemarahan pada kulit di bagian sendi yang terserang atau terkena penyakit asam urat.

Keterbatasan gerak

Aktivitas dan mobilitas sendi yang terserang penyakit asam urat akan menurun. Hal tersebut akan terus terjadi selama penyakit asam urat belum sembuh dan belum dilakukan pengobatan secara maksimal.

Jika tiba-tiba mengalami rasa sakit pada daerah persendian, terasa panas dan meradang, apalagi sampai menimbulkan demam, lebih baik segera hubungi dokter. Karena jika terserang penyakit asam urat dan tidak segera diobati dapat menyebabkan rasa nyeri yang sangat sakit dan kerusakan pada sendi yang terserang.

Penyakit Asam Urat Gejala, Penyebab dan Cara Pencegahannya

Penyebab asam urat

Penyakit asam urat dapat disebabkan karena adanya kristal urat yang menumpuk pada daerah persendian dan akan menyebabkan radang yang disertai rasa sakit. Kristal urat dapat terbentuk ketika tingkat asam urat dalam darah yang dimiliki seseorang terlalu tinggi.

Selain asam urat dapat diproduksi sendiri oleh tubuh secara alami, tetapi asam urat juga dapat diperoleh dari makanan tertentu, seperti steak, daging olahan dan makanan laut. Ada juga jenis makanan yang mengandung tingkat asam urat tinggi, seperti minuman beralkohol terutama bir, dan minuman manis yang mengandung terlalu banyak gula buah atau fruktosa yang menjadi salah satu penyebab asam urat tinggi.

Normalnya, asam urat akan larut dalam darah lalu melewati ginjal dan keluar melalui urin. Tetapi, tubuh juga bisa menghasilkan asam urat yang terlalu banyak atau atau ginjal mengeluarkan asam urat yang terlalu sedikit yang akhirnya akan menimbulkan penyakit asam urat. Ketika asam urat telah menumpuk dalam jaringan sendi dan atau sekitarnya, hal tersebut akan menyebabkan rasa nyeri, peradangan hingga pembengkakan.

Pencegahan penyakit asam urat

Sebelum merasakan gejala atau memiliki tanda-tanda terserang penyakit asam urat, ada baiknya melakukan pencegahan agar resiko terkena penyakit asam urat dapat menurun. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit asam urat. Berikut beberapa cara menurunkan resiko terkena penyakit asam urat.

Cukupi kebutuhan air

Menjaga agar tubuh tidak kekurangan air atau mengalami dehidrasi sangat penting untuk mencegah penyakit asam urat. Selain itu perlu juga mengurangi mengkonsumsi minuman yang manis, terutama rasa manis yang berasal dari kandungan fluktosa tinggi.

Hindari minuman beralkohol

Sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa seseorang yang terlalu banyak minum minuman yang mengandung alkohol terutama bir, dapat meningkatkan resiko terkena penyakit asam urat, terutama pada pria.

Susu rendah lemak

Produk susu yang mengandung rendah lemak dapat digunakan untuk memberi perlindungan terhadap asam urat. Dengan mencukupi kebutuhan protein yang mengandung rendah lemak akan dapat mencegah terkena penyakit asam urat.

Batasi asupan daging

Meskipun daging merupakan salah satu makanan penyebab asam urat tinggi, tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk semua jenis daging. Ada beberapa jenis daging yang tetap sehat untuk dikonsumsi. Dengan lebih selektif dalam memilih daging, merupakan langkah yang tepat dalam rangka pencegahan penyakit asam urat.

Menjaga berat badan ideal

Orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas sangat rentan terserang asam urat. Dengan menjaga berat badan ideal dapat menurunkan resiko terkena penyakit tersebut. Hindari menurunkan berat badan secara ekstrim, karena hal tersebut justru akan meningkatkan kadar asam urat. Lakukan penurunan berat badan dengan cara-cara yang alami agar lebih efektif dalam pencegahan penyakit asam urat.

Demikian gejala, penyebab dan cara mencegah penyakit asam urat ini, semoga dapat menambah pengetahuan kita dan bermanfaat untuk semuanya. Amin ya robbal ‘alamin.

Artikel terkait:

Bagikan: