Sakit Mata: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Obat sakit mataSakit mata dapat mempengaruhi satu atau kedua belah mata sekaligus. Penderita sakit mata biasanya akan merasa seolah-olah ada benda asing yang masuk ke dalam mata yang mengakibatkan mata terasa lelah, berat, bahkan sulit untuk dibuka. Penyebab sakit mata yang paling umum adalah infeksi, alergi, radiasi matahari, kelelahan, atau akibat pemakaian lensa kontak.

Gejala sakit mata dapat muncul selama 3 atau 4 hari, bahkan ada juga yang bertahan selama 2 sampai 3 minggu harus mengalami sakit mata jika tidak diberikan obat sakit mata dengan segera. Beberapa gejala tersebut dapat terlihat dari keadaan seperti berikut ini.
  • Kemerahan pada mata 
  • Ketidaknyamanan 
  • Terasa panas 
  • Fotofobia atau kepekaan terhadap cahaya 
  • Nyeri 
  • Kesulitan membuka mata setelah tidur 
  • Kelopak mata saling menempel setelah tidur 
  • Berair 
  • Hidung berair 
  • Sakit tenggorokan

Penyebab sakit mata

Sakit mata dapat disebabkan karena membaca atau menatap layar monitor yang terlalu lama. Kurang tidur dan pemakaian kacamata yang tidak sesuai dengan kebutuhan mata juga dapat menyebabkan sakit pada mata. Berikut beberapa hal lain penyebab sakit mata.
  • Iritasi bahan kimia, asap, bulu binatang, atau debu 
  • Pemakaian lensa mata 
  • Menggosok mata secara berlebihan 
  • Peradangan oleh alergen atau infeksi 
  • Paparan sinar matahari 
  • Mata kering atau pelumasan yang tidak memadai pada permukaan mata 
  • Infeksi virus seperti pilek
Dalam beberapa kasus, sakit mata dapat disebabkan oleh kondisi yang lebih serius seperti neuritis optik, uveitis, iritis, dan selulitis orbital. Jika mengalami sakit mata, harus dilakukan penanganan secara benar karena mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting.

Sakit Mata: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Cara mengobati sakit mata

Jika sakit mata, seharusnya menghubungi dokter atau ahli medis yang berpengalaman untuk mendapatkan perawatan yang lebih serius. Pengobatan sakit mata yang dilakukan dokter biasanya dimulai dari pemeriksaan dan diagnosa untuk memeriksa penyebab sakit mata yang terjadi. Hal tersebut bertujuan untuk menghilangkan penyebab dan gejala akibat sakit mata.

Selain itu, dokter biasanya akan memberikan obat tetes mata atau salep sebagai antiinflamasi dan antibiotik. Obat sakit mata juga dapat diperoleh di apotik atau toko obat dengan atau tanpa resep dokter. Untuk meringankan gejala akibat sakit mata, dapat dilakukan sendiri di rumah dengan cara mengompres menggunakan air hangat selama 5 sampai 10 menit, lakukan sebanyak 3 kali sehari. Berikut beberapa langkah tambahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa sakit akibat sakit mata.
  • Tidur lebih banyak di malam hari 
  • Minum lebih banyak 
  • Cukupi kebutuhan nutrisi tubuh 
  • Hindari menggosok mata 
  • Hindari kegiatan yang dapat menyebabkan ketegangan mata

Cara mencegah sakit mata

Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah sakit mata. Mencuci tangan dengan sabun dan air adalah awal pencegahan sakit mata. Hindari menyentuh mata dan wajah ketika tidak mencuci tangan. Jangan berbagi handuk, kacamata, atau kosmetik, karena dapat menyebarkan infeksi. Jika memiliki gejala sakit mata akibat penggunaan kosmetik yang digunakan untuk mata atau di sekitar mata, hal yang paling baik adalah menghentikan penggunaan produk tersebut.

Jika ada orang yang terinfeksi atau sedang sakit mata, pastikan tidak melakukan kontak dengan orang tersebut untuk menghindari tertular sakit mata. Bagi yang memiliki gejala sakit mata, disarankan untuk menjauhi keramaian agar penyebaran infeksi dapat dikendalikan hingga gejala dan sakit mata telah sembuh sepenuhnya.

Cara mencegah sakit mata selanjutnya adalah dengan makan secara teratur untuk memastikan tubuh menerima nutrisi yang cukup, agar tubuh dapat melakukan fungsinya dengan maksimal. Minum banyak air, karena hal ini dapat membantu mengurangi peradangan. Tidur lebih teratur juga dapat dilakukan untuk mencegah sakit mata, agar mata dan tubuh tidak lelah ketika melakukan aktivitas di hari berikutnya. Selain itu, rutin melakukan pemeriksaan terhadap mata juga dapat membantu untuk menghindari sakit mata.

Demikian beberapa gejala, penyebab dan cara mengobati sakit mata ini, mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat untuk kita semua. Amin ya robbal ‘alamin.

Artikel terkait:

Bagikan: