Kanker Serviks: Penyebab, Gejala, Tanda dan Pengobatannya

Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang terjadi dan berkembang di daerah leher rahim. Leher rahim adalah bagian dari rahim, tetapi letaknya lebih rendah dan lebih sempit dari rahim itu sendiri. Kanker serviks atau kanker leher rahim ini lebih sering menyerang wanita yang berusia di atas 30 tahun.

Sebagaimana jenis kanker lainnya, kanker serviks juga dapat menyebabkan kematian jika tidak segera dilakukan pengobatan. Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), setidaknya ada 200.000 wanita di seluruh dunia yang mengidap kanker serviks setiap tahunnya. Untuk mengetahui apa penyebab kanker serviks, bagaimana gejala dan cara pencegahannya? berikut penjelasannya yang dihimpun dari berbagai sumber.

Penyebab kanker serviks
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker serviks. Penyebeb kanker serviks tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.
  • HPV (Human Papilloma Virus). Salah satu faktor yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah virus HPV atau Human Papilloma Virus. Virus HPV merupakan salah satu jenis virus penyebab penyakit menular seksual. Ada lebih dari 100 jenis virus HPV dan 15 jenis diantaranya adalah virus penyebab kanker serviks.
  • Sering ganti pasangan. Virus HPV yang menjadi penyebab kanker serviks lebih banyak ditularkan melalui kontak seksual dengan orang yang telah terinfeksi Virus HPV sebelumnya. Dengan demikian, wanita yang memiliki lebih banyak pasangan seksual akan meningkatkan resiko terinfeksi virus ini, dan dapat menyebabkan timbulnya kanker serviks.
  • Aktif berhubungan seksual diusia muda. Seorang wanita yang terkena kanker serviks bukan berarti mereka memiliki pasangan seksual lebih dari satu. Karena resiko terkena kanker serviks juga dapat meningkat pada wanita yang telah melakukan hubungan seksual secara aktif diusia muda. Bahkan wanita yang hanya memiliki satu pasangan pun dapat juga terkena kanker serviks ini.
  • Merokok. Penyebab kanker serviks lainnya adalah kebiasaan merokok. Kebiasaan merokok dapat meningkatkan resiko terserang berbagai macam kanker, termasuk kanker serviks. Berhenti merokok merupakan pilihan yang baik untuk mencegah kanker serviks.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti orang dengan HIV/AIDS, memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker serviks.
  • Stres jangka panjang. Seorang wanita yang mengalami stres berlebihan juga dapat merusak kemampuannya untuk melawan virus HPV, yang akhirnya akan meningkatkan resiko terkena kanker leher rahim.
  • Melahirkan diusia yang sangat muda. Wanita yang melahirkan sebelum usia 17 secara signifikan lebih mungkin terkena kanker serviks dibandingkan dengan wanita yang melahirkan bayi pertama mereka ketika berusia 25 atau lebih. Wanita yang memiliki setidaknya tiga anak atau juga lebih mungkin terserang kanker serviks dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah melahirkan anak.
  • Pil kontrasepsi. Penggunaan pil kontrasepsi dalam jangka panjang secara umum juga dapat meningkatkan resiko seorang wanita terkena penyakit kanker serviks.
Gejala kanker serviks
Pada tahap awal, kanker serviks mungkin tidak akan menunjukkan tanda atau gejala sama sekali. Tetapi secara umum, tanda atau gejala kanker serviks adalah sebagai berikut.
  • Pendarahan setelah berhubungan seksual
  • Perdarahan pada wanita pasca-menopause
  • Ketidaknyamanan selama hubungan seksual
  • Vagina berbau
  • Keputihan diwarnai dengan darah
  • Nyeri panggul
Pengobatan kanker serviks
Pengobatan kanker terkadang dapat menjadi kompleks dan membingungkan, serta tidak mudah bagi orang awam untuk mencari informasi. Pengobatan kanker serviks dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya adalah dengan melakukan operasi, radioterapi, kemoterapi, atau kombinasi dari ketiga cara tersebut. Menentukan jenis pengobatan kanker serviks yang mana yang terbaik, hal tersebut tergantung beberapa faktor, seperti stadium kanker, usia pasien dan keadaan kesehatan lainnya.

Pencegahan kanker serviks
Ada sejumlah langkah yang dapat diambil untuk mengurangi kemungkinan terkena kanker serviks. Selain melakukan vaksinasi terhadap virus penyebab kanker serviks, pencegahan kanker serviks juga dapat dilakukan dengan menghindari pergaulan bebas dengan seringnya berganti pasangan. Karena hal tersebut juga menjadi salah satu penyebab kanker serviks pada wanita. Menunda untuk tidak melakukan hubungan seksual secara aktif diusia muda juga merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk pencegahan berkembangnya kanker serviks.

Demikian penyebab, gejala, tanda dan pengobatan kanker serviks ini, mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat untuk kita semua, khususnya para wanita. Amin ya robbal ‘alamin.

Artikel terkait:

Bagikan: