Penyakit Asma: Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Jika Anda sering mengalami sesak napas atau mendengar suara seperti bersiul di sekitar dada ketika bernapas, kemungkinan Anda terserang penyakit asma. Penyakit asma dapat menyebabkan peradangan dan penyempitan saluran bronkial, yaitu saluran tempat keluar masuknya udara dari paru-paru. Zat-zat yang sensitif dan situasi tertentu dapat menyebabkan penyakit asma menjadi bertambah parah.

Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), setengah dari kasus asma disebabkan oleh faktor keturunan dan sisanya karena faktor lingkungan. Meskipun belum ada obat untuk penyakit asma, namun perawatan yang intensif dapat mengurangi resiko timbulnya gejala yang lebih parah akibat penyakit asma ini.

Penyebab penyakit asma
Ada dua jenis penyebab penyakit asma, yaitu alergi yang disebabkan oleh paparan alergen dan Nonallergic yang disebabkan oleh stres, penyakit seperti pilek atau flu, cuaca ekstrim, polusi udara dan beberapa jenis obat tertentu. Berikut beberapa penyebab umum penyakit asma.
  • Alergen luar ruangan, seperti serbuk sari dari rumput dan gulma
  • Alergen dalam ruangan, seperti bulu hewan peliharaan, tungau, debu dan jamur
  • Obat dan makanan tertentu
  • Polusi udara seperti asap, uap kimia dan bau yang kuat
  • Pilek dan pilek
  • Stres
  • Kondisi cuaca, seperti udara dingin atau kering, basah atau cuaca berangin.
Emosi yang berlebihan seperti berteriak, menangis atau tertawa juga dapat berkontribusi pada serangan asma. Penyakit asma juga dapat disebabkan oleh napas yang cepat dan tidak teratur.

Gejala penyakit asma
Asma merupakan penyakit yang mengakibatkan saluran udara di paru-paru menjadi sempit. Banyak penderita asma tidak menyadari jika mereka menderita penyakit tersebut, terutama jika gejala yang ditimbulkanya tidak terlihat dan tidak terlalu parah. Beberapa gejala penyakit asma yang paling umum diantaranya sebagai berikut.
  • Batuk, terutama pada malam hari, ketika berolahraga atau ketika tertawa
  • Sesak napas
  • Dada terasa sesak
  • Terdengar suara seperti bersiul di sekitar dada ketika bernapas
Penyakit asma dapat menyebabkan ketegangan emosional,dan mengganggu aktivitas seseorang. Gejala penyakit asma dapat muncul dan terjadi setiap saat. Pada fase ringan, gejala asma mungkin hanya berlangsung beberapa menit, tetapi pada fase yang lebih parah serangan asma dapat bertahan hingga berberapa jam, bahkan beberapa hari.

Pengobatan penyakit asma
Pencegahan merupakan cara terbaik untuk pengobatan penyakit asma. Seseorang yang sakit asma harus tahu situasi apa yang dapat memicu serangan asma dan menghindarinya bila memungkinkan. Penyakit asma yang parah cenderung tidak bisa ditebak dan bisa terjadi kapan saja. Konsultasi dengan ahli medis dapat membantu pengobatan jangka panjang dan mengontrol serta menghilangkan gejala akibat penyakis asma.

Banyak orang yang mampu mengelola penyakit asma dengan baik dapat hidup sehat dan produktif dengan menghindari pemicu yang dapat menyebabkan serangan asma. Jika dibiarkan tanpa pengelolaan yang baik, penyakit asma dapat berakibat fatal. Sekitar 3.300 orang meninggal dunia setiap tahun karena penyakit asma ini.

Beberapa jenis penyakit tertentu juga dapat memicu gejala penyakit asma dan membuatnya menjadi lebih buruk. Penyakit yang dapat memicu serangan asma seperti obesitas, refluks asam, stres dan depresi. Jika Anda menderita salah satu penyakit tersebut, Anda harus melakukan pendekatan yang baik untuk mengontrol timbulnya serangan asma. Pilek dan infeksi sinus juga dapat memperburuk penyakit asma.

Pengobatan yang efektif untuk penyakit asma diantaranya adalah menghindari alergen yang memicu serangan asma, menggunakan terapi obat dan membuat rencana tindakan darurat jika terjadi serangan asma mendadak.

Demikian penyebab, gejala dan cara mengobati penyakit asma ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kita. Amin ya robbal ‘alamin.

Artikel terkait:

Bagikan: