Waspadai Penyebab dan Gejala Penyakit Meningitis Ini

Penyakit meningitis adalah penyakit yang timbul karena adanya peradangan pada selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang. Peradangan tersebut disebabkan oleh infeksi pada cairan Serebrospinal yang ada di sekitar selaput tersebut. Penyebab meningitis yang lainnya adalah penggunaan obat-obatan tertentu, tumor otak, dan paparan bahan kimia.

Penyakit meningitis dapat disembuhkan jika segera mendapatkan perawatan dan pengobatan. Namun meningitis yang disebabkan oleh bakteri lebih sulit untuk disembuhkan, bahkan dapat berakibat fatal seperti tuli dan cidera otak, walaupun telah dilakukan pengobatan. Diagnosis dan pengobatan meningitis sangat penting untuk mengurangi risiko kematian atau komplikasi meningitis yang disebabkan oleh bakteri ini.

Penyebab penyakit meningitis
Penyebab paling umum penyakit meningitis adalah bakteri atau virus. Meskipun jarang terjadi, meningitis juga dapat disebabkan oleh jamur yang lebih sering menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh buruk, seperti penderita AIDS dan sebagainya.

Bakteri
Meningitis terjadi ketika bakteri atau virus masuk ke dalam cairan yang mengelilingi otak. Bakteri atau virus tersebut dapat masuk setelah melakukan operasi otak. Bakteri penyebab meningitis juga dapat masuk ke selaput otak melalui tulang di tengkorak, atau dibawa oleh darah dari tempat lain di tubuh yang telah terinfeksi sebelumnya, seperti infeksi paru-paru. Tetapi dalam banyak kasus, tidak diketahui secara pasti bagaimana bakteri tersebut dapat masuk dan menyebabkan penyakit meningitis.

Jamur
Jamur juga dapat menyebabkan meningitis. Biasanya terjadi pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti orang-orang yang menderita AIDS. Namun baru-baru ini ditemukan bahwa jamur juga dapat menginfeksi orang-rang sehat. Tuberkulosis juga dapat menyebabkan meningitis, tetapi biasanya terjadi pada orang yang telah terinfeksi penyakit meningitis TB di usia muda.

Obat-obat tertentu
Pemakaian jenis obat-obat tertentu maupun iritasi kimia juga dapat menyebabkan peradangan otak yang mirip dengan meningitis. Penyakit meningitis yang disebabkan oleh obat-obatan ini seringkali hilang dengan sendirinya tanpa dilakukan perawatan dan pengobatan meningitis sebagaimana biasanya.

Anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun adalah yang paling rentan terhadap meningitis. Hal-hal lain yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit meningitis adalah sebagai berikut.
  • Operasi otak atau sumsum tulang belakang
  • Cedera kepala
  • Sistem kekebalan tubuh lemah
  • Gagal ginjal
  • Penggunaan kortikosteroid
  • Kanker, terutama kanker payudara, kanker paru-paru, kanker kulit, leukemia, dan limfoma
Gejala penyakit meningitis
Penyakit meningitis yang disebabkan oleh bakteri biasanya dalam hitungan jam dapat menyebabkan sakit, bahkan kematian. Untuk penderita meningitis yang bukan disebabkan oleh bakteri, misalnya karena virus atau bahan kimia, gejala yang muncul biasanya flu, demam dan sakit kepala. Gejala meningitis tersebut berkembang lebih lambat dan tidak separah penyakit meningitis yang disebabkan oleh bakteri. Gejala penyakit meningitis lainnya diantaranya adalah sebagai berikut.
  • Demam tinggi lebih dari 39° C
  • Leher terasa kaku dan sakit, terutama ketika menoleh atau membungkuk
  • Sakit kepala parah akibat tekanan di kepala
Ketika terjadi peradangan pembuluh darah di otak, jumlah oksigen di dalam otak juga akan berkurang. Hal ini dapat menimbulkan kantuk yang berlebihan. Peningkatan tekanan pada otak akibat peradangan terkadang juga dapat menyebabkan muntah. Dalam situasi yang lebih ekstrim, kekurangan oksigen pada otak dapat menyebabkan kejang dan koma. Sedangkan gejala penyakit meningitis pada anak biasanya adalah sebagai berikut.
  • Demam, dengan tangan dan kaki dingin
  • Muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kesulitan bangun
  • Mengerang atau menangis
  • Melengkungkan punggung untuk menarik leher
  • Memiliki ekspresi kosong
  • Kulit pucat dan berbintik
  • Ruam merah atau titik-titik ungu
Komplikasi akibat penyakit meningitis dapat berlangsung lama meskipun telah dilakukan perawatan dan pengobatan meningitis. Komplikasi tersebut seperti tuli, gangguan mental, kelumpuhan, dan kejang yang terkadang membutuhkan pengobatan seumur hidup.

Demikian beberapa penyebab dan gejala penyakit meningitis ini, semoga dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat untuk kita semua. Amin ya robbal ‘alamin.

Artikel terkait:

Bagikan: