8 Jenis Penyakit Mata, Gejala dan Cara Menanganinya

Penyakit mata atau yang biasa disebut dengan sakit mata merupakan gangguan pada mata yang dapat mengakibatkan kemerahan, rasa pedih, mata berair, dan sebagainya. Ternyata penyakit mata ini banyak jenisnya. Mulai dari yang ringan dan akan sembuh dengan sendirinya, sampai yang berat dan perlu segera mendapatkan perawatan medis.

Mata merupakan organ yang sangat penting dan harus dijaga kesehatannya. Penyakit mata bukan saja dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan, tetapi penyakit mata juga dapat menurunkan fungsi dan kinerja mata itu sendiri. Jika tidak segera mendapatkan penganganan yang intensif, penyakit mata dapat menimbulkan kebutaan.

Seiring dengan bertambahnya umur seseorang, kemampuan mata untuk berfungsi secara optimal juga akan menurun. Hal ini dapat meningkatkan resiko terkena jenis penyakit mata tertentu. Penyakit mata dapat menyerang siapa saja, dan pada usia berapapun. Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit mata, jenis dan cara menanganinya.

Presbiopia
Presbiopia merupakan salah satu jenis penyakit mata yang ditunjukkan dengan gejala menurunnya kemampuan seseorang untuk melihat dengan jelas benda-benda yang dekat dan kecil. Presbiopia terjadi secara normal dan perlahan seiring dengan bertambahnya usia. Jenis penyakit mata ini biasanya muncul ketika seseorang telah berumur 40 tahun. Salah satu solusi untuk penyakit mata Presbiopia ini adalah penggunaan kacamata baca.

Mata kering
Mata kering terjadi ketika kelenjar air mata tidak dapat memproduksi air mata secara optimal atau air mata yang dihasilkan oleh kelenjar air mata berkualitas buruk. Mata kering dapat menimbulkan rasa yang tidak nyaman, gatal dan panas pada mata. Meskipun jarang, mata kering juga dapat menyebabkan seseorang kehilangan penglihatan. Penanganan untuk mata kering dapat digunakan tetes mata khusus yang mirip dengan air mata yang sebenarnya.

Katarak
Katarak merupakan penyakit mata yang ditimbulkan karena lensa mata yang semula jernih menjadi keruh, sehingga menghambat cahaya yang akan masuk ke mata. Katarak biasanya tidak menimbulkan gejala penyakit mata seperti rasa nyeri atau kemerahan. Jika kekeruhan yang terjadi sudah terlalu tebal, katarak dapat mengganggu penglihatan dan harus dilakukan operasi untuk menanganinya.

Glaukoma
Glaukoma sering dikaitkan dengan penumpukan tekanan di mata. Ketika tekanan pada mata naik dapat menyebabkan kerusakan saraf optik, atau yang biasa disebut dengan glaukoma primer. Karena Glaukoma primer tidak menunjukkan gejala penyakit mata apapun, disarankan untuk rutin memeriksakan kesehatan mata pada dokter ahli ketika mendapat gangguan pada mata. Secara umum, glaukoma disebabkan oleh cedera pada mata, infeksi, teragnggunya pembuluh darah, dan gangguan inflamasi mata. Untuk mengobati glaukoma biasanya digunakan tetes mata atau operasi.

Gangguan retina
Retina adalah lapisan tipis di bagian belakang mata yang terdiri dari sel-sel yang berfungsi untuk mengumpulkan gambar dan meneruskannya pada otak. Gangguan pada retina dapat mengganggu proses ini untuk berfungi secara optimal. Gangguan retina ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah degenerasi makula, retinopati diabetes, dan ablasi retina.

Konjungtivitis
Jika seseorang mengalami konjungtivitis, jaringan yang melapisi kelopak mata dan menutupi kornea akan meradang. Hal ini dapat menyebabkan kemerahan, gatal, atau perasaan bahwa ada sesuatu yang mengganjal di mata. Semua orang dapat mengalami konjungtivitis ini. Konjungtivitis dapat disebabkan oleh infeksi, paparan bahan kimia, iritasi, atau alergi.

Penyakit kornea
Penyakit kornea dapat disebabkan oleh infeksi, cedera, dan paparan benda-benda beracun. Gejala yang ditunjukkan oleh penyakit kornea adalah kemerahan pada mata, mata berair, nyeri, dan dapat mengurangi penglihatan. Perawatan yang dapat digunakan untuk penyakit kornea adalah penyesuaian resep kacamata, menggunakan obat tetes mata, ataupun menjalani operasi.

Penyakit kelopak mata
Kelopak mata berfungsi untuk melindungi mata dan membatasi jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata. Beberapa gejala yang disebabkan oleh penyakit kelopak mata adalah nyeri, gatal-gatal, dan sensitivitas terhadap cahaya. Penyakit kelopak mata dapat diobati dengan pembersihan yang tepat, obat-obatan, hingga operasi.

Disarankan untuk memeriksakan kesehatan mata pada dokter spesialis ketika mengalami gangguan mata secara tiba-tiba. Pengobatan lebih dini dapat membantu menyelamatkan penglihatan salah satu atau kedua mata yang kita miliki.

Demikian beberapa jenis, gejala penyakit mata dan cara menanganinya ini, semoga dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat untuk kita semua. Amin ya robbal ‘alamin.

Artikel terkait:

Bagikan: