Ngeri! Demi Kecantikan Orang Korea Rela Melakukan Hal Menakutkan Ini

Wajah cantik penting bagi orang-orang di Korea Selatan. Banyak orang berusaha sangat keras untuk menjadikan diri mereka lebih cantik dan tampan. Hal ini yang membuat bedah plastik dan kosmetik menjadi budaya untuk menambah keindahan tubuh dan wajah mereka. Serta banyak cara lain yang dapat dilakukan untuk menjadikan diri mereka menjadi lebih sempurna. Berikut beberapa hal menakutkan yang dilakukan oleh orang Korea Selatan untuk menjadikan diri mereka menjadi lebih menarik.

Krim biji wijen
Kebiasaan yang satu ini dijamin akan membuat Anda bergidik. Satu hari ada seorang gadis yang ingin memiliki kulit dan lebih halus. Lalu ia bertanya kepada salah seorang dokter di sana. Dokter tersebut kemudian memberikan sekantong biji wijen. Setibanya di rumah, gadis itu segera pergi ke kamar mandi untuk melakukan ritual kecantikan. Karena lama tidak keluar. Akhirnya, ibunya ingin tahu dan melihat apa yang terjadi di kamar mandi. Ibunya sangat terkejut ketika melihat gadis itu tengah mencabuti biji wijen yang tertanam di pori-pori kulitnya. Oh tidak!

Masker kecoa
Suatu hari ada seorang pria yang memiliki banyak jerawat di wajahnya. Kemudian menemukan sebuah artikel di Internet tentang bagaimana menghilangkan jerawat dengan cepat. Caranya, setiap malam harus menangkap kecoa dan disimpan di bawah bantal. Keesokan paginya, kecoa tersebut hilang dari tempatnya dan jerawat di wajahnya sedikit berkurang. Karena merasa berhasil, ia rutin melakukannya setiap malam sampai jerawatnya benar-benar hilang. Namun, pada suatu hari ia merasakan sakit di wajahnya. Kemudian mendekat ke cermin dan kejutan dengan apa yang dilihatnya. Ia melihat telur kecoa yang memenuhi seluruh pori-pori kulit wajahnya. Menjijikkan!

Anak kelopak mata
Masyarakat Korea Selatan kebanyakan terlahir dengan tanpa lipatan mata atau monolid. Hal ini dianggap berada di luar standar kecantikan mereka. Dengan demikian, operasi plastik untuk membuat kerutan mata banyak dilakukan di negara ini. Suatu hari, ada seorang ibu yang melahirkan anak pertamanya. Anak yang baru lahir itu tanpa lipatan mata atau monolid. Akhirnya, sang ibu mengambil inisiatif untuk mengaitkan pita di kelopak mata dengan lem hingga beberapa hari. Dia berpikiran jika pada usia bayi akan lebih mudah untuk membentuk lipatan mata alami. Tapi ketika sang ibu melepas lem tersebut, kelopak mata anak ikut robek bersama lem.

Artikel terkait:

Bagikan: