Inilah Fakta Tentang Penyakit Lupus yang Harus Kita Tahu

Penyakit lupus merupakan jenis peradangan kronis akibat dari reaksi sistem kekebalan tubuh yang salah. Kesalahan ini membuat sistem kekebalan tubuh justru berbalik melawan jaringan tubuh dan organ. Oleh karena itu, penyakit lupus sering disebut sebagai penyakit auotoimun. Peradangan ini bisa terjadi di beberapa bagian tubuh seperti kulit, sendi, sel darah, jantung dan paru-paru. Sejauh ini, penyebab lupus belum diketahui. Namun, beberapa orang yang mengidap penyakit ini lebih banyak disebabkan karena faktor genetika dan lingkungan.

Lebih banyak perempuan
Lupus juga sering disebut sebagai salah satu penyakit perempuan. Menurut sebuah penelitian, penyakit lupus 10-15 kali lebih banyak diderita oleh wanita usia reproduksi (15-50 tahun). Beberapa studi menunjukkan bahwa hal ini disebabkan kromosom X (salah satu penyebab lupus) yang lebih banyak dimiliki oleh perempuan dibandingkan laki-laki. Selain itu, faktor hormonal juga menjadi salah satu penyebab lupus. Biasanya, pertumbuhan penyakit lupus akan meningkat saat menstruasi dan kehamilan. Sayangnya, peneliti belum menemukan hormon yang dapat meningkatkan pertumbuhan lupus tersebut. Meskipun lebih banyak wanita yang terkena, penyakit lupus juga bisa menyerang laki-laki dan anak-anak.

Waspada terhadap matahari
Rupanya, terlalu banyak waktu di bawah sinar matahari dapat menyebabkan munculnya penyakit lupus. Faktanya, tubuh yang sering terkena sinar matahari, dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh. Biasanya, sistem kekebalan tubuh akan menyingkirkan sel-sel mati atau rusak atau yang dikenal dengan proses apoptosis. Namun, karena banyaknya sinar matahari, sistem kekebalan tubuh akan membunuh sel-sel normal. Proses apoptosis pada penderita lupus lebih lambat, sehingga terjadi peradangan di kulit, sendi, otot, dan bahkan organ internal.

Wajib diet
Orang yang menderita penyakit lupus harus diet, harus mengurangi asupan garam. Hal itu disebabkan karena garam dapat meningkatkan risiko penderita lupus terkena serangan jantung. Mereka juga disarankan untuk makan makanan yang banyak mengandung zat besi. Misalnya, sayuran hijau, ikan dan hati sapi. Hal ini disebabkan karena para penderita penyakit lupus sering mengalami anemia. Ikan juga dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita lupus. Ikan yang banyak mengandung omega-3 dapat berguna untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan akibat lupus. Pasien lupus juga harus rutin berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang tepat tentang makanan yang harus mereka konsumsi.

Perawatan dan pengobatan
Tidak mudah untuk mengetahui dan melacak keberadaan lupus dalam tubuh kita. Untuk mendiagnosa penyakit ini, biasanya dokter memerlukan waktu 4-5 tahun. Hal ini disebabkan karena banyaknya jenis gejala lupus yang mirip dengan gejala penyakit lainnya. Untuk pengobatan, penderita lupus harus rutin mengkonsumsi obat. Obat ini berfungsi untuk melindungi sel tubuh dari serangan sistem kekebalan tubuh. Sayangnya, obat ini memiliki efek samping dan dapat menyebabkan risiko terserang kanker. Namun, dengan penanganan yang tepat risiko ini dapat diatasi.

Demikian beberapa fakta tentang penyakit lupus ini, semoga dapat menambah pengetahuan dan wawasan kita semua. Amin ya robbal ‘alamin.

Artikel terkait:

Bagikan: